Monday, 10 September 2018

Waktu Itu

sepertinya, sudah aku lepas..
rasa penat yang terlalu, biarlah berlalu.
sementara didepan telah menunggu
banyak kuntum yang mengeras
satu, dua, aku menyobeknya,
tiap helai masa lalu.
hai waktu, bukankah kita pernah bersama?
engkau sang penyeimbang, antara datang dan pergi

kalau saja, aku dulu menangis,,
pasti air mataku tergenang darahmu
kalau saja, aku dulu berlari...
pasti debunya mengkristalkan batin
kalau saja, aku dulu merengek...
pasti suaranya menyayat hatimu
untung, sang waktu berteriak padaku....
bahwa cinta,cipta, dan cita,,,,
hanyalah sebuah warna
ga lebih...

Ditulis oleh Gambleh pada 5 Januari 2008, Tanpa Label

No comments:

Post a Comment