sepertinya, sudah aku lepas..
rasa penat yang terlalu, biarlah berlalu.
sementara didepan telah menunggu
banyak kuntum yang mengeras
satu, dua, aku menyobeknya,
tiap helai masa lalu.
hai waktu, bukankah kita pernah bersama?
engkau sang penyeimbang, antara datang dan pergi
kalau saja, aku dulu menangis,,
pasti air mataku tergenang darahmu
kalau saja, aku dulu berlari...
pasti debunya mengkristalkan batin
kalau saja, aku dulu merengek...
pasti suaranya menyayat hatimu
bahwa cinta,cipta, dan cita,,,,
hanyalah sebuah warna
ga lebih...
Ditulis oleh Gambleh pada 5 Januari 2008, Tanpa Label
Ditulis oleh Gambleh pada 5 Januari 2008, Tanpa Label
No comments:
Post a Comment