sayap itu tak berwarna,,
tak berbau,,bahkan tak berasa...
dia bagai ksatria sieva
berhiaskan pedang, dan bernafaskan air mata
masa adalah kendaraan kebanggaannya
detik "Laa ila ha illAllah" adalah dimensinya
kecepatannya melebihi angin murka
kelihaiannya memelintir tetesan sebutir air...
kekuatannya merobohkan jiwa
gemeretak tangannya memilin semua awal
dan dia datang dengan sempurna...
timur, barat, utara, selatan...
semua adalah kekuasaannya
tiada satu ruang pun bisa menipunya..
tiada satu doa suci pun mampu merengkuhnya..
mengambil setiap nafas dengan kasar,,
satu persatu,,,,bayangkan!!!satu persatu!!!!!!
hingga kalbu ini pun serasa hancur...
setiap detik dari sekarang,,,
seperti menyusun jalan setapak demi setapak
menanti kedatangannya...
lalu,
dia akan berteriak,,
"akulah sang Malaikat Pencabut Nyawa!!"
Ditulis oleh Gambleh pada JUMAT, 14 DESEMBER 2007
dia bagai ksatria sieva
berhiaskan pedang, dan bernafaskan air mata
masa adalah kendaraan kebanggaannya
detik "Laa ila ha illAllah" adalah dimensinya
kecepatannya melebihi angin murka
kelihaiannya memelintir tetesan sebutir air...
kekuatannya merobohkan jiwa
gemeretak tangannya memilin semua awal
dan dia datang dengan sempurna...
timur, barat, utara, selatan...
semua adalah kekuasaannya
tiada satu ruang pun bisa menipunya..
tiada satu doa suci pun mampu merengkuhnya..
mengambil setiap nafas dengan kasar,,
satu persatu,,,,bayangkan!!!satu persatu!!!!!!
hingga kalbu ini pun serasa hancur...
setiap detik dari sekarang,,,
seperti menyusun jalan setapak demi setapak
menanti kedatangannya...
lalu,
dia akan berteriak,,
"akulah sang Malaikat Pencabut Nyawa!!"
Ditulis oleh Gambleh pada JUMAT, 14 DESEMBER 2007
No comments:
Post a Comment